Lopetegui Mengemban Misi Berat Di Real Madrid

 Terima kasih ke Zinedine Zidane sebagai otak dibalik keberhasilan Real Madrid saat memenangkan Liga Champions 2017/18 dengan menggulingkan Liverpool. Si manager lakukan keputusan pas di menit ke- 61 dengan mainkan Gareth Bale Agen Slot Terpercaya untuk gantikan Isco. Bale langsung bikin 2 gol ke gawang Liverpool yang waktu itu dijaga Loris Karius. Sepasang gol dari kaki pemain dari Wales cukup menahbiskan Real Madrid sebagai "Raja Eropa" melalui 3x piala UCL berturut-turut.

Zidane pantas bersuka cita dan bersantai-santai sesaat sekalian melihat Piala Dunia atas kesuksesannya. Tetapi selang lima hari selesai pastikan diri sebagai yang terbaik di Eropa, dia pilih mengundurkan diri dari bangku pelatih Real Madrid.

Untuk beberapa simpatisan Real Madrid, keperginya Zidane sebagai bencana. Bagaimana tidak? Bekas kapten Tim nasional Perancis itu buat keputusan tiba-tiba di tengah-tengah acara pesta. Zidane tinggalkan Kota Madrid saat khalayak sedang melontarkan puja dan puji ke arahnya. Rasanya kemungkinan sama dengan ditinggalkan pacar saat sedang sayang-sayangnya. Sakit.

Florentino Perez sebagai presiden club melakukan tindakan cepat cari alternatif Zidane. Beberapa nama juga banyak muncul. Dimulai dari Mauricio Pochettino, Antonio Conte, sampai Jurgen Klopp; manager asal Jerman yang barusan ditaklukkan Zidane secara strategi di Togel Hari Ini partai final. Tetapi apa daya, manajer-manajer barusan masih terjalin kontrak dengan club masing-masing. Dia harus cari nama lain.



Figur Lopetegui tidak asing untuk khalayak Madrid. Ia pernah jadi kiper Real Madrid junior (Castilla) sampai diundang team senior dan bermain di situ sepanjang dua musim. Tetapi antara dua musim itu, ia cuma bermain 1x saat Los Blancos ditahan seimbang Atletico Madrid 3-3 pada musim 1989/1990.


Pada 2006, Lopetegui kembali lagi ke Santiago Bernabeu bukan sebagai pemain. Saat itulah memegang sebagai Kepala Departemen Penelusuran Talenta. Dari tugas berikut ia mulai terkenal oleh khalayak Madrid bahkan juga liga Spanyol sampai pada akhirnya naik tingkat jadi pelatih.


Pada akhirnya opsi jatuh ke Julen Lopetegui yang sekarang ini dengan status pelatih Tim nasional Spanyol. Lopetegui akan menggarap Real Madrid selesai Piala Dunia 2018. Lalu, kenapa Real Madrid pilih Lopetegui untuk gantikan Zidane?

Postingan populer dari blog ini

The political turmoil encompassed Europe

As a lawmaker he has actually a document of assaulting Chile's LGBTQ

Scott acknowledges that there's much a lot extra towards mentor environment